Mario Lawalata Jatuh Cinta Lagi

Semua tahu bahwa Mario Lawalata adalah seorang aktor, model, dan olahragawan. Tapi tak banyak yang tahu bahwa ia juga seorang pecinta travelling sejati?πŸ˜› Hobinya jalan-jalan dan menjelajahi tempat wisata ini bahkan sempat membawanya jadi pembawa acara sebuah tayangan travelling di televisi.πŸ˜‰

“Yang gua suka dari travelling tuh adalah kesempatan untuk kenal dengan orang-orang lokal, menemukan sesuatu yang baru dari mulai teman, makanan, tempat clubbing, sampai pasar,”

Nah, dari seluruh tempat di dunia yang pernah ia jelajahi, manakah yang menurutnya paling indah? Tanpa berpikir panjang, Mario langsung menjawab, “Raja Ampat!”.

Aktor penyuka olahraga ekstrem ini mengaku beruntung karena baru saja berkesempatan untuk mengunjungi kepulauan yang terletak di Papua Barat ini.

“Gila! Bagus banget! Gua sangat bangga. Sekarang kalau ada orang yang nanya, ‘What’s good about Indonesia?’ aku pasti akan jawab ‘Raja Ampat.’ Gua yakin di dunia mana pun nggak ada. Bali, orang mungkin bisa bandingin sama Hawaii. Tapi Raja Ampat? Nggak mungkin bisa dibandingin sama apa pun,”

Menuju Raja Ampat memang tak mudah. Butuh perjalanan naik pesawat dan kapal laut selama berjam-jam untuk mencapai lokasinya. Namun sesampainya di sana, segala lelah itu hilang.

“Kami sempat naik ke atas tebing setinggi 100 meter, mungkin lebih. Dari atas situ, saat kita melihat ke bawah, ikannya kelihatan. Airnya tuh sebening itu. Dari jarak setinggi itu, kita bisa lihat ikan yang ada di bawah air. Jadi gua benar-benar bersyukur bisa sampai situ, Tuhan menciptakan dunia kok indah banget ya,”

Pria kelahiran Pekanbaru, 3 Maret 1980 ini berkunjung ke Raja Ampat bukan untuk berlibur, tapi bekerja. Bersama Fanny Fabriana dan sejumlah kru film, Mario menghabiskan waktu kurang lebih satu minggu untuk syuting “True Love”.

“Tapi itu juga yang membuat gua tertarik main di sini. Karena kisah percintaannya bukan percintaan standar yang cuma ‘I love you’. Dan waktu gua pertama baca novelnya, emosinya pas. Emosinya Aries naik turun banget,”

Aries, tokoh yang diperankan Mario di film True Love, adalah seorang pria yang terlahir di keluarga kaya. Sifat manjanya membuat ia terbiasa mendapatkan apa pun yang ia inginkan. Namun semua ini harus ia tinggalkan saat ia jatuh cinta pada seorang gadis bernama Vania.πŸ˜‰

“Konflik yang terjadi di film ini tuh konflik nyata. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Bahkan konflik-konflik ini juga terjadi di percintaan gua. Hahaha… Gua selama syuting keinget masa lalu terus,”

Bermain emosi bukan satu-satunya kesulitan yang dihadapi Mario. Saat baru tiba di Raja Ampat, rombongan film True Love juga sempat dikejutkan dengan peringatan tsunami.

“Waktu kita dapat berita itu, posisi kita masih di tengah laut. Apalagi handphone kan masih susah sinyal. Begitu sampai pulau, langsung BBM dan telepon masuk. Keluarga dan teman-teman nanya kabar karena mereka khawatir,”

Untunglah saat kru bersiap untuk mengungsi ke bukit, peringatan tsunami ini akhirnya dicabut.

Dari pengalaman singkat syuting True Love di Raja Ampat, Mario ternyata mendapat banyak pelajaran. Yang pertama adalah bagaimana cara menghadapi wanita.

“Ternyata ada trik khusus untuk menghadapi cewek. Karakter gua kan mirip sama Aries, sama-sama emosional. Tapi saat berkonflik dengan cewek, justru jangan pakai emosi, karena malah akan bikin semuanya jadi keruh,”

Lalu apa pelajaran kedua yang didapatkannya?

“Kalau ada waktu, ada uang, ada kesempatan, kalian harus ke Raja Ampat. Gua sih udah pasti balik lagi. Itu jadi tujuan honeymoon gua,”

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: