Mengejar Cinta ‘Sampai Ujung Dunia’

Film Terbaru ‘Sampai Ujung Dunia’– Satu lagi film baru produksi negeri sendiri siap meluncur di layar bioskop. Kali ini garapan sutradara Monty Tiwa, berjudul ‘Sampai Ujung Dunia’. Film yang berlokasi syuting di Jakarta, Bogor, sampai Belanda itu menyuguhkan cerita tentang persahabatan, percintaan, dan pengorbanan yang disentuh dengan lawakan-lawakan yang membuat penonton terkikik bahkan tertawa lepas.

Cerita berawal dari pertemanan antara Gilang (Gading Marten) dan Daud (Dwi Sasono) yang kemudian secara tidak sengaja bertemu dengan Anisa (Renata Kusmanto). Tinggal di asrama yatim-piatu, Anisa bercita-cita keliling dunia, terutama ke negeri yang terkenal akan kincir anginnya, Belanda. Dari latar belakang yang masing-masing berbeda, mereka menjalin persahabatan begitu erat dari kecil, remaja, hingga dewasa.

Seiring berjalannya waktu, tidak terasa mereka beranjak dewasa dan sudah mengerti arti rasa sayang dan cinta. Dua lelaki itu pun sama-sama menaruh hati pada Anisa.

Gilang si ‘anak mama’ yang berasal dari keluarga kaya membantu Anisa mencari pekerjaan. Berkat ayah Gilang (Roy Marten), Anisa pun mendapatkan pekerjaan. Merasa minder karena berasal dari keluarga miskin, Daud hanya bisa cemburu melihat Gilang bisa memenuhi semua kebutuhan Anisa.

Dari kecemburuan tersebut, persahabatan antara Gilang dan Daud pun mulai retak. Anisa bingung dengan emosinya yang campur aduk melihat keretakan hubungan antara kedua sahabatnya, dan perasaan sayangnya terhadap mereka.

Ia pun akhirnya memberikan satu ‘syarat’ untuk mempermudahnya memilih siapa yang akan jadi kekasihnya. Siapa yang pertama kali berhasil membawa Anisa ke Belanda dengan uang hasil jerih payah sendiri, maka ia yang akan jadi kekasihnya.

Daud dan Gilang pun berlomba. Setelah lulus dari SMA, Daud melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Merunda, dan Gilang melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia di Curug. Keduanya dengan harapan sama, kelak bisa membawa Anisa ke negeri impiannya.

Cerita yang ringan, pemeran yang pas, ending yang tidak ketebak, dan teknik pengambilan gambar yang bagus membuat film dengan alur maju-mundur ini sangat menarik untuk ditonton. Akting dari para pemeran pun sangat natural seolah-olah mereka memang mengalami situasi yang ada di film ini.

Film garapan Monty Tiwa ini akan tayang di bioskop mulai Kamis (8/3/2012).😛

Baca Juga :

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: